Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Kelainan pada sistem gerak manusia

Kelainan pada sistem gerak manusia  dapat berupa bawaan sejak lahir maupun kelainan yang disebabkan karena kecelakaan.  Kelainan sistem gerak pada manusia meliputi : 1. Kelainan pada tulang a. Kelainan sejak lahir Kelainan sejak lahir disebabkan oleh faktor keturunan. Selain itu juga disebabkan pada saat mengndung ibu kurang mengkonsumsi kalsium dan vitamin D. contoh kelainan sejak lahir ialah polio, bentuk kaki O dan X b. Mikrosefalus Merupakan kelainan pada pertumbuhan tengkorak, sehingga bentuk kepala kecil c. Hidrosefalus Merupakan kelainan yang disebabkan pengumpulan cairan spinal dan pelebaran rongga otak, sehingga kepala membesar. d. Kelainan pada tulang belakang Kelainan pada tulang belakang dibedakan menjadi lordosis, kifosis dan skoliosis, seperti yang ditunjukkan pada gambar 1. 2. Kelainan pada otot a. Kedutan Kedutan diakibatkan serabut saraf di dalam otak mengalami kontraksi sesaat sehingga pembuluh darah mendapat rangsang dan membangkitkan aliran lis

Struktur dan Fungsi Otot Manusia

Gambar
FUNGSI OTOT Otot dalam sistem organ manusia sangat mendukung proses pergerakannya. Selain dari paaitu, berikut fungsi lainnya: Menghasilkan gerakan rangka, seperti kontraksi dan relaksasi otot yang menempel pada rangka dapat mengggerakkan rangka Mempertahankan postur dan posisi tubuh, misalnya mempertahankan posisi kepala saat membaca buku, berjalan dengan posisi tegak dan lain sebagianya. Mengatur pintu masuk dan keluar saluran dalam sistem tubuh, misalnya menelan, buang air besar maupun kecil semua hal tersebut dipengaruhi oleh otot rangka yang menyelaputinya. Menyokong jaringan lunak, menggerakkan organ-organ dalam tubuh seperti usus, jantung dan sistem tubuh lainnya. Mempertahankan suhu tubuh, kontraksi rangka memerlukan energidan menghasilkan panas untuk mempertahankan suhu normal bagi tubuh. C. STRUKTUR DAN KOMPONEN OTOT STRUKTUR DAN KOMPONEN OTOT Hampir semua otot rangka menempel pada tulang. Otot memiliki struktur dan komponen tersendiri seperti : Ten

macam macam tulang pada manusia

Gambar
1. Berdasarkan Bentuk Berdasarkan bentuknya, ada tiga macam kelompok tulang, yaitu tulang pendek, tulang pipih, dan tulang pipa.  a. Tulang Pendek  Tulang pendek berbentuk bulat pendek dan berisi sumsum merah  Contohnya  ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki, dan ruas-ruas tulang jari.  b. Tulang Pipih Tulang pipih berbentuk pipih. Bagian dalamnya berongga-rongga seperti spons dan berisi sumsum merah. Sumsum merah berfungsi membentuk sel-sel darah dan sel-sel darah putih.  Contohnya  tulang rusuk, tulang dada, tulang belikat, dan tulang pelipis.  c. Tulang Pipa Tulang pipa berbentuk panjang dan bulat seperti pipa.  Contohnya  tulang lengan atas, tulang paha, dan tulang hasta.  (Beberapa Contoh dalam Tulang Pendek, Tulang Pipih, dan Tulang Pipa) 2. Berdasarkan Jaringan Penyusun Berdasarkan jaringan penyusunnya, tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras.  a. Tulang Rawan Tulang rawan bersifat liat dan

Struktur Tulang

Gambar
Tulang merupakan salah satu bagian yang paling kuat dan keras di dalam tubuh kita. Mengingat, bagian ini terbuat dari kolagen dan berbagai macam mineral, seperti kalsium, yang membuatnya kuat dan keras. Meskipun tulang berbeda dalam bentuk dan ukuran, pada dasarnya mereka memiliki struktur dan fungsi yang sama. Tulang panjang terdiri dari 2 bagian utama yaitu: Diafisis (diaphysis) – “Badan” atau poros  dari tulang yang membuat bagian tersebut memiliki ukuran yang panjang. Epifisis (epiphysis) – Epifisis adalah ujung bagian dari tulang panjang yang mana terdapat di setiap sisi pinggir dari tulang. Epifisis terdiri dari jaringan tulang kompak (compact bone) dan spongiosa (spongy bone). LAPISAN DAN FITUR Tulang tersusun atas sejumlah lapisan dengan materi yang berbeda. Terdapat beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan lapisan dan fitur tulang di seluruh tubuh. Berikut selengkapnya: Periosteum Periosteum adalah lapisan jaringan fibrosa yang menutupi seluruh bagian

Fungsi Sistem Rangka

Gambar
1. Menopang tubuh Fungsi utama rangka ialah menopang tubuh sehingga mampu berdiri tegak atau posisi lainya. 2. Memberi bentuk tubuh Manusia memiliki bentuk yang khas (hanya manusia yang memiliki bentuk manusia) hal ini karena adanya rangka yang menyusun tubuh dari dalam (endoskeleton). 3. Melindungi organ – organ vital Sistem rangka tersusun atas jaringan ikat yang sebagian besar mengalami pengerasan akibat deposisi senyawa kalsium. Karakter ini juga menunjang fungsi rangka sebagai pelindung organ – organ vital seperti otak, saraf, jantung, dan lainnya. 4. Tempat pembentukan sel – sel darah Pada bagian – bagian tertentu pada sistem rangka yaitu pada sumsum merah atau rongga tulang keras, merupakan tempat pembentukan sel darah merah yang tidak memiliki intisel dan selalu akan diregenerasikan setiap 120 hari atau sekitar 4 bulan sekali. 5. Tempat menyimpan mineral Seperti yang telah diuraikan sebelunya bahwa matriks ekstraseluler jaringan ikat yang menyusun rangka meng

Pentingnya Rangka pada Manusia

Gambar
Bentuk Kerangka akan memberi bentuk pada tubuh yang akan mengalami perubahan seiring pertumbuhannya. Selain karakteristik tulang yang dapat menentukan seperti tinggi dan ukuran tangan serta kaki, bentuk tubuh yang stabil juga memungkinkan fungsi-fungsi penting untuk bekerja secara maksimal dalam tubuh. Misalnya, tulang rusuk dan tulang belakang yang stabil akan memungkinkan paru-paru untuk sepenuhnya mengembang saat bernapas. Kondisi seperti  osteoporosis  pada tulang belakang dan tulang rusuk yang patah dapat mengubah bentuk dada dan merusak fungsi tubuh bagian vital tersebut. Bentuk tulang pun akan berhenti seperti yang terjadi pada seseorang yang memiliki postur tubuh yang pendek, untuk itu kita harus mengetahui  beberapa kondisi yang dapat menghambat pertumbuhan tubuh  kita.